Senin, 08 April 2013

TUGAS JURNAL KLKP


COMPETITIVE DAN CONTAGION EFFECTS DALAM TRANSFER INFORMASI INTRA INDUSTRI TERHADAP PENGUMUMAN STOCK SPLIT

Shinta Heru Satoto
Hasa Nurrohim KP
Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UPN “Veteran” Yogyakarta
SWK 104 (Lingkar Utara) Condong Catur, Yogyakarta 55283

Abstract: The purpose of this research was to investigate the intra industry information transfers on stock split announcement at manufactured industries. This research would alsoinvestigate the contagion and competitive effect of the announcement and the factors thatinfluenced this effect. Result of this research showed that there was an abnormal return onsplitting and nonsplitting firms, and the competitive effects that influenced this research(industry characteristic, firms specific characteristics, earning correlation and return variance).However, those factors could not explain the information transfers. This reaction did not influence the earning changes of nonsplitting firms.

Kesimpulan: Penelitian ini menguji pengaruh pengumuman stock split terhadap harga saham perusahaan yang tidak melakukan split (nonsplitting firms) dalam industri yang sama. Dari hasil pengujian yang dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pengumuman stock split yang dilakukan oleh perusahaan yang melakukan stock split (splitting firms) menunjukkan kandungan informasi (information content). Disebut mengandung informasi karena pengumuman tersebut menyebabkan reaksi pasar yang ditunjukkan dengan terjadinya abnormal return negatif pada perusahaan yang melakukan split (splitting firms). Pada saat splitting firms melakukan stock split terjadi transfer informasi intra industri yang mempunyai competitive effect. Hal ini ditunjukkan dengan adanya abnormal return positif pada perusahaan nonsplitting firms pada hari ke empat setelah pengumuman stock split. Reaksi ini berlawanan arah dengan perusahaan yang melakukan pengumuman (splitting firms), yang dalam hal ini merupakan akibat dari perubahan keseimbangan persaingan (competitive balance) dalam industri. Reaksi industri berhubungan positif dengan cumulative abnormal return splitting firms. Ini berarti bahwa pengumuman stock split mengandung elemen kejutan (surprise) yang kuat, dalam hal ini abnormal return yang besar dari perusahaan yang melakukan pengumuman tercermin dalam abnormal return dari perusahaan yang tidak melakukan pengumuman. Tingkat dominansi perusahaan, tingkat persaingan industri, earning correlation, dan return variance tidak berpengaruh terhadap abnormal return nonspliting firms, sehingga variabel-variabel ini tidak dapat digunakan untuk menjelaskan transfer informasi intra industri. Ketidakmampuan variabel-variabel ini dalam menjelaskan transfer informasi intra industri kemungkinan disebabkan oleh keadaan pasar modal Indonesia yang belum efisien sehingga investor dari perusahaan yang tidak melakukan split (nonsplitting firms) di Bursa Efek Indonesia lebih mempertimbangkan faktorfaktor lain dalam memberikan reaksi terhadap pengumuman stock split. Reaksi nonsplitting firms terhadap pengumuman split yang ditunjukkkan dengan abnormal return tidak mengakibatkan perubahan earning nonsplitting firms dalam jangka pendek.

Sumber : http://jurkubank.files.wordpress.com/2012/01/pdf-mei-2008.pdf


Selasa, 02 April 2013

5W+1H B Indonesia


Kecelakaan Garuda Indonesia Penerbangan GA 152, 1997 (222 orang tewas)





Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh0X2E5ePDg1QkCRuHIShdv4-8K8_pcEqJBVUtmvMFWNCktXPyZdKddxBMVqmWbTy1Qs4bAJfpOyDWTlZVLQTZEuwvrOS5p3X9-haO6ffD2IIdewgNS64QIVOlcQoOGT_X92p_Cia9g81w/s400/1.JPG



Penerbangan GA 152 adalah sebuah pesawat Airbus







Penerbangan GA 152 adalah sebuah pesawat Airbus A300-B4 milik Garuda Indonesia yang jatuh di Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara, Indonesia (sekitar 32 km dari bandara dan 45 km dari kota Medan). Peawat ini saat hendak mendarat di Bandara Polonia Medan pada 26 September 1997.

Kecelakaan ini menewaskan seluruh penumpangnya yang berjumlah 222 orang dan 12 awak dan hingga kini merupakan kecelakaan pesawat terbesar dalam sejarah Indonesia. Pesawat tersebut sedang dalam perjalanan dari Jakarta ke Medan dan telah bersiap untuk mendarat.
Menara pengawas Bandara Polonia kehilangan hubungan dengan pesawat sekitar pukul 13.30 WIB. Saat terjadinya peristiwa tersebut, kota Medan sedang diselimuti asap tebal dari kebakaran hutan. Ketebalan asap menyebabkan jangkauan pandang pilot sangat terbatas dan

Cuma mengandalkan tuntunan dari menara control Polonia.

Namun kesalahmengertian komunikasi antara menara kontrol dengan pilot menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung. Pesawat tersebut meledak dan terbakar, menewaskan seluruh penumpang dan awaknya.

Dari seluruh korban tewas, ada 44 mayat korban yang tidak bisa dikenali yang selanjutnya dimakamkan di Monumen Membramo, Medan. Di antara korban jiwa, selain warga

Indonesia, tercatat pula penumpang berkewarganegaraan Amerika Serikat, Belanda dan Jepang.


http://www.unikgaul.com/2012/05/5-kecelakaan-pesawat-terparah-di.html


What   :  Saat peristiwa itu terjadi, kota medan sedang di selimuti asap tebal dari kebakaran

   hutan. Menyebabkan jangkauan pandangan pilot sangat terbatan dan hanya

   mengandalkan tuntunan dari menara control polonia.

Where  : Desa Buah Nabar, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Who    : 222 penumpang dan 12 awak.

When   : 26 September 1997

Why    : Kesalahan mengertian komunikasai antara menara control dengan pilot

              menyebabkan pesawat mengambil arah yang salah dan menabrak tebing gunung.   

How    : Dari seluruh korban tewas, ada 44 mayat korban yang tidak bisa dikenali yang    

  selanjutnya dimakamkan di Monumen Membramo, Medan. Di antara korban jiwa,  

  selain warga Indonesia, tercatat pula penumpang berkewarganegaraan Amerika

  Serikat, Belanda dan Jepang.




Teknik Pengumpulan Data


Teknik Pengumpulan Data



1.      Angket (Kuesionare)

Angket adalah daftar pertanyaan yang diberikan kepada responden untuk menggali data sesuai dengan permasalahan penelitian. Menurut Masri Singarimbum, pada penelitian survai, penggunaan angket merupakan hal yang paling pokok untuk pengumpulan data di lapangan. Hasil kuesioner inilah yang akan diangkakan (kuantifikasi), disusun tabel-tabel dan dianalisa secara statistik untuk menarik kesimpulan penelitian.



2.       TES

Tes adalah serentetan pertanyaan atau latihan serta alat lain yang digunakan untuk mengukur ketrampilan, pengetahuan intelegensi, kemampuan atau bakat yang dimiliki oleh individu atau kelompok.

Ditinjau dari sasaran atau obyek yang akan dievaluasi,  ada beberapa macam tes dan alat ukur.

1)    Tes kepribadian atau personality test, yaitu tes yang digunakan untuk mengungkap kepribadian seseorang, seperti self–concept, kreativitas, disiplin, kemampuan khusus, dan sebagainya.

2)    Tes bakat atau abtitude test, yaitu tes yang digunakan untuk mengukur atau mengetahui bakat seseorang.

3)    Tes intelegensi atau intellegence test, yaitu tes yang digunakan untuk mengadakan estimasi atau perkiraan terhadap tingkat intelektual seseorang dengan cara memberikan berbagai tugas kepada orang yang akan diukur intelegensinya.

4)    Tes sikap atau attitude test, yang sering disebut dengan istilah kala sikap, yaitu alat yang digunakan untuk mengadakan pengukuran terhadap berbagai sikap seseorang.

5)    Tes minat  atau measures test yaitu tes yang digunakan untuk menggali minat seseorang  terhadap sesuatu.

6)    Tes prestasi atau achievement test yaitu tes yang digunakan untuk mengukur pencapaian seseorang setelah mempelajari sesuatu.







3.      Wawancara

Wawancara merupakan proses komunikasi yang sangat menentukan dalam proses penelitian. Dengan wawancara data yang diperoleh akan lebih mendalam, karena mampu menggali pemikiran atau pendapat secara detail.



Secara garis besar ada dua macam pedoman wawancara, yaitu:

1)    Pedoman wawancara tidak terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang hanya memuat garis besar yang akan ditanyakan. Dalam hal ini perlu adanya kreativitas pewawancara sangat diperlukan, bahkan pedoman wawancara model ini sangat tergantung pada pewawancara.

2)    Pedoman pewawancara terstruktur, yaitu pedoman wawancara yang disusun secara terperinci sehingga menyerupai chek-list. Pewawancara hanya tinggal memberi tanda v (check).



4.      Observasi

Agar observasi yang dilakukan oleh peneliti memperoleh hasil yang maksimal, maka perlu dilengkapi format atau blangko pengamatan sebagai instrumen. Dalam pelaksanaan observasi, peneliti bukan hanya sekedar mencatat, tetapi juga harus mengadakan pertimbangan kemudian mengadakan penilaian ke dalam suatu skala bertingkat.



Menurut Nasution, ada beberapa  hal yang perlu diperhatikan dalam melakukan observasi, antara lain:

1)    Harus diketahu dimana observasi dapat dilakukan, apakah hanya ditempat-tempat pada waktu tertentu atau terjadi diberbagai lokasi?

2)    Harus ditentukan siapa-siapa sajakah yang dapat diobservasi, sehingga benar-benar representatif?

3)    Harus diketahui dengan jelas data apa yang harus dikumpulkan sehingga relevan dengan tujuan penelitian.

4)    Harus diketahui bagaimana cara mengumpulkan data, terutama berkaitan dengan izin pelaksanaan penelitian.

5)    Harus diketahui tentang cara-cara bagaimana mencatat hasil observasi.



http://contohskripsi-makalah.blogspot.com/2012/04/jenis-dan-teknik-atau-metode.html

Senin, 25 Maret 2013

Tugas K.L.K.P

Assets
Liabilities
Kas pada BI
Deposit
Pinjaman (kredit)
Securities
Securities
Capital
Other assets

Tugas Komputer Lembaga Keuangan Perbankkan.     
                                             
 Deposit itu terbagi atas tabungan, deposito dan giro
Tabungan : Simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan menurut syarat tertentu yang di sepakati, tetapi tidak dapat di tarik dengan cek, biyet giro, dan alat lainnya.
Deposito : Produk bank sejenis tabungan yang di tawarkan ke masyarakat yang bias di ambil dalam periode.
Giro : Suatu cara pembayaran yang hamper merupakan kebalikan dari system cek, berupa surat perintah untuk memindahbukukan sejumlah uang dari rekening seseorang ke rekaning lain yang di tunjuk surat tersebut.

Capital terdiri atas setoran modal, saham, dan tambahan modal.
Setoran modal bias di katakana modal pribadi.
Saham adalah modal yang di dapatkan dari orang ataupun dari perusahaan yang nantinya akan menghasilkan dana deviden.
Tambahan modal adalah Suatu modal yang bias di dapat.
Salah satu contoh dari tambahan modal adalah dari laba yang ditahan.

LDR (Loan to Deposit Ratio) adalah suatu dana dari bank yang dapat di pinjamkan ke masyarakat.

  Syarat likuiditas suatu bank, sebagai berikut :
-          Harus mempunyai dana lebih.
 -        Wajib menyimpan dana di Bank Indonesia sebesar 8 persen, dana yang di simpan tersebut bias juga di gunakan sebagai syarat aktifitas kliring antar bank.  

Kliring
Suatu aktivitas yang berjalan sejak saat terjadi kesepakatan di dalam transaksi sampai selesai nya kesepakatan.
Jika bank ingin melakukan transaksi antar bank, transaksi tersebut akan di tangani langsung oleh BI dengan syarat bank yang bersangkutan harus memiliki likuiditas.

Senin, 11 Maret 2013

komputerisasi lembaga keuangan perbankan

-->
Komp Lembaga Keuangan perbankan

  • Uang
Definisi : Dalam ekonomu tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat di terima secara umum.

Uang mempunyai fungsi sebagai :
  1. Alat tukar
  2. Satuan hitung
  3. Kekayaan dan kemakmuran

Disconto : Jumlah selisih kurang antara nilai kini kewajiban (present value) dengan nilai jatuh tempo kewajiban (maturity value) karena tingkat bunga nominal lebih rendah dari tingkat bunga efektif.

Deviden : Pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.
Adapun rumus dari deviden : = Laba di tahan = Yang di bagikan

  • Bank
Macam macam bentuk pembayaran bank :
  1. Tabungan
  2. Giro
  3. Deposito
  • Pasar Modal
Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan pablik yang berkaitan dengan efek yang di terbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Di dalam pasar modal di kenal dengan adanya saham dan obligasi.

Saham
Suatu nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen financial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Saham terdiri dari :
Deviden         : Sebagian laba perusahaan yang di bagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham
Capital Gen   : keuntungan yang di peroleh dari kenaikan harga saham.
Contoh : puku 09.00 membeli saham dengan harga 1000 perlembar, 1 jam kemudian saham tersebut mengalami kenaikan harga menjadi 1500 perlembar.

Obligasi
Suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi ke[pada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat jatuh tempo.
-->
Komp Lembaga Keuangan perbankan

  • Uang
Definisi : Dalam ekonomu tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat di terima secara umum.

Uang mempunyai fungsi sebagai :
  1. Alat tukar
  2. Satuan hitung
  3. Kekayaan dan kemakmuran

Disconto : Jumlah selisih kurang antara nilai kini kewajiban (present value) dengan nilai jatuh tempo kewajiban (maturity value) karena tingkat bunga nominal lebih rendah dari tingkat bunga efektif.

Deviden : Pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.
Adapun rumus dari deviden : = Laba di tahan = Yang di bagikan

  • Bank
Macam macam bentuk pembayaran bank :
  1. Tabungan
  2. Giro
  3. Deposito
  • Pasar Modal
Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan pablik yang berkaitan dengan efek yang di terbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Di dalam pasar modal di kenal dengan adanya saham dan obligasi.

Saham
Suatu nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen financial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Saham terdiri dari :
Deviden         : Sebagian laba perusahaan yang di bagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham
Capital Gen   : keuntungan yang di peroleh dari kenaikan harga saham.
Contoh : puku 09.00 membeli saham dengan harga 1000 perlembar, 1 jam kemudian saham tersebut mengalami kenaikan harga menjadi 1500 perlembar.

Obligasi
Suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi ke[pada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat jatuh tempo.
-->
Komp Lembaga Keuangan perbankan

  • Uang
Definisi : Dalam ekonomu tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat di terima secara umum.

Uang mempunyai fungsi sebagai :
  1. Alat tukar
  2. Satuan hitung
  3. Kekayaan dan kemakmuran

Disconto : Jumlah selisih kurang antara nilai kini kewajiban (present value) dengan nilai jatuh tempo kewajiban (maturity value) karena tingkat bunga nominal lebih rendah dari tingkat bunga efektif.

Deviden : Pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.
Adapun rumus dari deviden : = Laba di tahan = Yang di bagikan

  • Bank
Macam macam bentuk pembayaran bank :
  1. Tabungan
  2. Giro
  3. Deposito
  • Pasar Modal
Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan pablik yang berkaitan dengan efek yang di terbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Di dalam pasar modal di kenal dengan adanya saham dan obligasi.

Saham
Suatu nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen financial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Saham terdiri dari :
Deviden         : Sebagian laba perusahaan yang di bagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham
Capital Gen   : keuntungan yang di peroleh dari kenaikan harga saham.
Contoh : puku 09.00 membeli saham dengan harga 1000 perlembar, 1 jam kemudian saham tersebut mengalami kenaikan harga menjadi 1500 perlembar.

Obligasi
Suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi ke[pada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat jatuh tempo.
-->
Komp Lembaga Keuangan perbankan

  • Uang
Definisi : Dalam ekonomu tradisional didefinisikan sebagai setiap alat tukar yang dapat di terima secara umum.

Uang mempunyai fungsi sebagai :
  1. Alat tukar
  2. Satuan hitung
  3. Kekayaan dan kemakmuran

Disconto : Jumlah selisih kurang antara nilai kini kewajiban (present value) dengan nilai jatuh tempo kewajiban (maturity value) karena tingkat bunga nominal lebih rendah dari tingkat bunga efektif.

Deviden : Pembagian laba kepada pemegang saham berdasarkan banyaknya saham yang dimiliki.
Adapun rumus dari deviden : = Laba di tahan = Yang di bagikan

  • Bank
Macam macam bentuk pembayaran bank :
  1. Tabungan
  2. Giro
  3. Deposito
  • Pasar Modal
Merupakan kegiatan yang berhubungan dengan penawaran umum dan perdagangan efek, perusahaan pablik yang berkaitan dengan efek yang di terbitkannya, serta lembaga dan profesi yang berkaitan dengan efek.

Di dalam pasar modal di kenal dengan adanya saham dan obligasi.

Saham
Suatu nilai atau pembukuan dalam berbagai instrumen financial yang mengacu pada bagian kepemilikan sebuah perusahaan.
Saham terdiri dari :
Deviden         : Sebagian laba perusahaan yang di bagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham
Capital Gen   : keuntungan yang di peroleh dari kenaikan harga saham.
Contoh : puku 09.00 membeli saham dengan harga 1000 perlembar, 1 jam kemudian saham tersebut mengalami kenaikan harga menjadi 1500 perlembar.

Obligasi
Suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi ke[pada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya kelak pada saat jatuh tempo.